Lombok Tengah, MediaMe.Id. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muliawan mengatakan, “simulasi belajar mengajar normal atau tatap muka dan tidak ada lagi penjadwalan masuk sekolah telah dimulai awal Januari 2022 ini di seluruh sekolah yang ada di Lombok Tengah, baik yang bernaung di Kemenag maupun Disdik,” ungkapnya, di Kantor Bupati, Lantai V, Selasa (4- 01)
Selain itu menurutnya seluruh sekolah yang ada di Lombok Tengah telah memulai proses belajar mengajar tatap muka secara normal dan tidak ada istilah shift.
“Akan kita jadwalkan lagi akan tetapi tetap menerapkan prokes Covid-19, dan kita akan pantau terus,” ucapnya.
“Kegiatan ini, kemudian akan di Evaluasi selama sebulan, jika ditemukan ada klaster baru dalam proses belajar mengajar normal ini sekolah itu akan di tutup sementara selama Lima hari kemudian,” tambahnya.
Muliawan berharap tidak akan ditemukan klaster baru ataupun lama dalam simulasi kegiatan belajar mengajar tatap muka ini.
Dan dengan proses belajar mengajar normal ini, tentu program vaksinasi untuk usia 6-11 Tahun akan cepat terealisasi 85 – 90 persen selama 2 bulan kedepannya,
sebelum perhelatan MotoGP telah tercapai target 90 %tersebut.
“Semoga target 90% sebelum perhelatan MotoGP bisa tercapai,” tutupnya.(ME.red)



