Lombok Tengah, MediaMe.Id. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melaunching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP), berlangsung di Kampus Politeknik Pariwisata Lombok, Selasa 1 Maret 2022, di hadiri Sekretaris Kementrian Parekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dan Enam Direkrut Poltekpar di bawah Kemenparekraf.
Sesmen Parekraf, Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, launching ini aplikasi ini dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh karenanya Kemenparekraf membuka kesempatan bagi putra/putri seluruh Indonesia untuk bergabung di Poltekpar.
Dimana lanjutnya, untuk SBM ini sendiri rasionya 60 persen, sedangkan menggunakan jalur mandiri 40 persen. “Ini bentuk upaya agar lulusan Poltekpar berjiwa usaha dan berbudi luhur,” katanya.
Wayan Giri Adnyani menjelaskan, total mahasiswa yang akan diterima tahun 2022 di Enam Kampus Poltekpar sebanyak 3.335 orang, dan sebanyak 2000 orang melalui seleksi bersama (SBM).
Saat ini kata Wayan Giri Adnyani, sebanyak 42 program studi (Prodi) di Enam Poltekpar, rincian untuk di Poltekpar Bandung sebanyak 10 Prodi, Poltekpar Bali 8 Prodi, Poltekpar Makassar ada 8 Prodi, Poltekpar Medan 8 Prodi, Poltekpar Palembang 4 Prodi dan Poltekpar Lombok 4 Prodi. “Calon mahasiswa dapat secara mudah untuk mendaftar melalui website sbmptnp.kemenparekraf.go.id,” tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya aplikasi ini, kedepan calon mahasiswa akan lebih mudah mendaftar karena secara online. Aplikasi ini dimulai hari ini sampai tanggal 27 Mei mendatag. “Tentu akan melewati syarat dan tahapan, semoga dengan aplikasi SBMPTN ini bisa mendapatkan mahasiswa lebih banyak,” ujarnya.
Ditambahkan Adnyani, SBM PTNP tahun 2022, ditargetkan akan mencapai peminat 100 persen lebih tinggi dari tahun lalu yaitu sebanyak 17.593 orang. PTNP Kemenparekraf menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk dapat memilih 42 Program Studi (19 Program Studi D4 dan 23 Program Studi D3) yang tersebar di PTNP Kemenparekraf yang telah terakreditasi BAN-PT baik prodi dan institusi serta akreditasi Ted-Qual dari UN-WTO. di 6 PTNP dibawah naungan Kemenparekraf, yaitu, Politeknik Pariwisata NHI Bandung, menawarkan total 10 Program Studi dengan rincian 6 Program Studi D4, dan 4 Program Studi D3, Politeknik Pariwisata Bali, menawarkan total 8 Program Studi dengan rincian 5 Program Studi D4, dan 3 Program Studi D3, Politeknik Pariwisata Makassar, menawarkan total 8 Program Studi dengan rincian 4 Program Studi D4, dan 4 Program Studi D3, Politeknik Pariwisata Medan, menawarkan total 8 Program Studi dengan rincian 2 Program Studi D4, dan 6 Program Studi D3, Politeknik Pariwisata Palembang, menawarkan total 4 Program Studi dengan rincian 1 Program Studi D4, dan 3 Program Studi D3, Politeknik Pariwisata Lombok, menawarkan total 4 Program Studi dengan rincian 1 Program Studi D4, dan 3 Program Studi D3.
Sementara itu, Menparekraf Sandi Salahuddin Uno dalam zoom meeting mengatakan, jika ingin menjadi lulusan siap bekerja maka kuliah di di kampus Poltekpar yang keren dan menghasilkan lulusan siap kerja.
“Untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya terlebih di dunia pariwisata maka harus belajar di Kampus Poltekpar,” ungkapnya.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanosoedibjo yang membuka secara virtual menyampaikan, jurusan pariwisata memiliki potensi yang besar di Indonesia. “Peran SDM pariwisata di Indonesia sangat strategis untuk dipersiapkan dan dikembangkan secara profesional, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.
Dalam rangka mempersiapkan SDM dengan kemampuan terbaik, Kemenparekraf melalui Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) membuka kesempatan kepada generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi guna menjadi insan pariwisata dan ekonomi kreatif yang memiliki hospitality.
Orientasi PMB tahun ini menitikberatkan pada karakter, kepribadian, personality, minat dan kemampuan sebagai calon insan pariwisata yang memiliki hospitality. Penerimaan Mahasiswa Baru PTNP Tahun Akademik 2022/2023 Kemenparekraf/Baparekraf dilakukan melalui dua jalur, yaitu Seleksi Bersama Masuk (SBM) dan Seleksi Mandiri Masuk (SMM) yang bertujuan untuk memperoleh calon mahasiswa baru yang unggul, berkualitas, kreatif, berjiwa wirausaha, berkepribadian Indonesia, dan berbudi luhur. Kuota PMB PTNP tahun ini sebanyak 3.355 orang. Sedangkan jalur SMM di PTNP akan dibuka penerimaan pada peminatan RPL Tipe A, Kelas Internasional, Berprestasi, Kerjasama, Wirausaha, Disabilitas dan Pemberdayaan masyarakat.
Disatu sisi, Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja menambahkan, ada beberapa seleksi harus dilalui untuk masuk di Poltekpar yakni mencakup test kemampuan dasar pariwisata (TKD), test potensi psikotest (TPP), test kemampuan bahasa inggris (TKB) dan hasil kesehatan. Selanjutnya proses kelulusan dan pendaftaran ulang di PTNP pilihan.
“Seleksi bahasa Inggris ini sangat fundamental yang harus mampu dilakukan oleh calon mahasiswa Poltekpar,” tutupnya. (ME. Red)



