LSM LIDIK : Kegiatan Laboratorium Klinik Cyto Diduga Ada Konspirasi Dengan Dikes Loteng

  • Share

Lombok Tengah, MediaMe.Id. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lidik NTB menduga ada konspirasi antara Dinas Kesehatan dengan pihak Laboratorium klinik Cyto, hal tersebut dilatar belakangi dengan tidak hadirnya pihak klinik cyto dalam hearing yang digelar di kantor Dinas Kesehatan Lombok Tengah, NTB, Rabu (10/8/2022).

,“Kami menduga ada konspirasi antara pihak Dikes Lombok Tengah dengan klinik cyto, ini dibuktikan dengan pihak klinik cyto tidak mau hadir dalam agenda hearing LSM LIDK NTB hari ini, sebab kami telah buktikan bahwa vaksinasi yang dilakukan oleh pihak Cyto adalah Ilegal dan telah melanggar aturan medis pada kesehatan ”ucap Ketua LSM LIDIK NTB Sahabudin.

Menurutnya bahwa pihaknya mempunyai bukti kuat bila pihak klinik cyto melakukan pelayanan vaksin meningitis terhadap masyarakat dengan menugaskan petugas yang bukan pada ranah dan profesinya sebagai vaksinator.

Selain itu, Dia juga mempertegaskan kepada pihak Dinas Kesehatan bahwa ,apa yang telah dilakukan oleh oknum cyto insial GH, merupakan kegiatan yang illegal sebab vaksin yang dilakukan oleh oknum tersebut sudah keluar dari koridior dan tugas seorang analisi klinik Lab yang seharusnya dilakukan oleh tenaga medis yang menjadi tugas serta profesinya sebagai medis vaksinator.

,“Kami meminta DInas Kesehatan Lombok Tengah dalam menyikapi permasalahan ini untuk mengambil sikap guna menstop segala praktik dan kegiatan klinik Cyto sebab telah melanggar aturan tentang kesehatan dan merugikan masyarakat, bila tidak ada tindakan dari Dinas Kesehatan maka LSM Lidik menduga bahwa ada persekongkolan jahat antara Dinas Kesehatan Lombok Tengah dengan Klinik Cyto”tegasnya dengan nada tinggi.

Dimana dalam kesempatan tersebut ketua LSM LIDIK NTB sempat mempertanyakan terkait surat yang telah dilayangkan kepihak DInas Kesehatan Lombok Tengah Nomor :110/XII/LSM-LIDIK-NTB/2022 terkait:
1. kejelasan izin operasional suntik vaksin Meningtis Kelengkapan Klinik Cyto

2. Pihak LSM LIDIK NTB meminta informasi legal para pekerja klinik cyto, apakah klnik tersebut telah mempunyai izin untuk melakukan praktik serta telah mendapatkan basic pada bidang Vaksin atau tidak.

3. Meminta kepada Dinas Kesehatan Lombok Tengah untuk menghadirkan pimpinan labolatorium klinik Cyto pada hearing tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, H Muslim Tasim, mengucapkan banyak terima kasih atas informasi dan hearing yang dilakukan oleh LSM LIDIK NTB.

H. Muslim Tasim mengatakan bahwa terkait permasalahan tersebut, sehingga pihaknya dalam waktu dekat ini akan menindak lanjuti laporan tersebut guna dilakukan tindakan yang perlu untuk meyelesaikan dugaan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh pihak klinik cyto.

,”Kami sebelumnya telah melakukan koordinasi kepada pihak Cyto untuk dapat menghadiri agenda hearing dari LSM LIDIK NTB,namun pihak cyto meminta izin tidak dapat hadir dalam kesempatan tersebut sebab terhalang oleh kegiatan yang saat ini sedang dihadiri di Jakarta,” paparnya.

Lebih jauh H muslim juga menambahkan setelah berkoordinasi dengan Kepala dinas dan beberapa pihak terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak cyto, maka DInas kesehatan Lombok Tengah kedepannya memutuskan akan melakukan penghentian proses kegiatan di klinik cyto untuk sementara, sehingga apa yang menjadi tuntutan dan keinginan masyarakat melalui LSM LIDIK dapat memuaskan dan sambil menunggu proses tindakan selanjutnya terhadap izin klinik cyto.

,“Tindakan Dinas Kesehatan Lombok Tengah sudah dalam hal ini kami lakukan yakni dengan menyetop proses kegiatan di klinik cyto sambil menunggu proses lebih lanjut , ketika nanti ada proses tersebut pihak cyto harus menunggu proses klinik menjadi klinik pratama sehingga dari segi izin dan SDM kegiatan tenaga didalam klinik Cyto sudah lengkap terdapat tenaga medis kesehatan,perawat ,dokter bahkan bagian farmasi lengkap tersedia.” tutupnya.

Sementara itu Humas Laboratorium Klinik Cyto Lalu debi Margadi Kusuma menerima apapaun hasil yang telah diputusakan oleh Dinas Kesehatan Lombok Tengah terkait pelayanan Vaksinasi Meningitis di kliniknya dan pihaknya akan menhargai serta menghormati sebagai keputusan demi kebaikan bersama, sehingga apapun yang menjadi kesepakatan bersama akan menjadi pegangan pihak Laboratorium Klinik Cyto untuk lebih baik dalam pelayanannya nanti.

“Ya kami sangat mengharai dan menghormati keputusan tersebut, bila kami dirasa masih kurang dalam melayani masyarakat maka dengan itu akan kami laksanakan sesuai dengan apa yang menjadi putusan Dunas Kesehatan Lombok Tengah.” jelasnya.

Namun ditambahkan Debi meskipun dalam hal ini pihaknya bekerjasama dengan KKP namun tetap akan melaksanakan penghentian sementara kliniknya tersebut. Hal ini menurutnya sebagai bentuk bahwa Laboratorium klinik Cyto merupakan Klinik yang Legal serta telah lama melayani masyarakat dalam bidang analisis serta diagnosis Laboratorium kesehatan di Lombok Tengah.

Mengingat juga bahwa masyaakat masih perlu dan butuh dalam pelayanan Lab klinik cyto, baik bagi masyarakat yang membutuhkan PCR dan analisis kesehatan untuk keperluan keluar daerah dan lainnya, seperti halnya Klinik Cyto yang memberikan pelayanan di Bandara.

“Meskipun secara MoU yang berhak menghetikan pelayanan kami adalah pihak KKP, namun untuk menghindari kegaduhan, maka kami sebagai warga negara yang baik akan tetap melaksanakan putusan pihak dinas kesehatan, namun penghentian pelayanan tersebut hanya sebatas untuk penghentian pelayanan vaksinasi Meningitis aja, untuk pelayanan PCR dan lainnya tetap akan kami berikan pelayanan.” tutup Debi. (ME.red)

  • Share