Anggota TMMD Bersama Warga Kerja Keras Bangun Jembatan Penghubung Di Desa Aik Bukak

  • Share

Lombok Tengah, MediaMe.id – Dua hari pasca di bukanya Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1620/Loteng, Anggota satgas TNI, Polri dan masyarakat kerja keras melakukkan pembangunan jembatan penghubung dua dusun di Desa Aik Bukak Kecamatan Batukliang Utara, Kamis (17/6/2021).

Pembangunan Jembatan penghubung antara Dusun Mesoran dengan Dusun Seganteng bat Desa Aik Bukak sudah menunjukkan hasil, bagaimana tidak puluhan masyarakat bersama satgas TMMD saling bergotong royong dan kerja keras demi hasil yang maksimal.

Hal tersebut di ungkapkan Kapten Inf Lalu Mas’ud selaku asistensi TMMD ke 111 di wilayah batukliang utara. saat berada di lokasi bersama puluhan masyarakat dan tim satgas yang sedang gotong royong melakukkan pengecoran jembatan.

“Sejumlah sasaran fisik kegiatan TMMD saat ini sedang di kerjakan diantaranya dua jembatan yang ada di desa aik bukak,”ujarnya.

Dia menjelaskan dua jembatan yang di kerjakan tersebut adalah jembatan penghubung kedua dusun, dengan ukuran 4 x 4 meter yang terus di kebut pengecorannya sehingga di harapkan pengecoran tersebut selesai hari ini,”jelas Kapten Mas’ud.

Terpisah Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I putu tangkas Wiratawan S.IP, membenarkan bahwa saat ini di lokasi TMMD ke – 111 yang berada di Desa aik buka sedang dilakukkan pengecoran jembatan oleh tim satgas TMMD bersama masyarakat, bertujuan agar pembukaan jalan sepanjang 760 meter tersebut dapat di lalui masyarakat ke dua dusun dalam beraktifitas sehari hari,”kata Dandim

Dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan dari tanggal 15 Juni hingga 14 Juli tersebut, program sasaran fisik yang dilaksanakan antara lain pembukaan jalan baru, pembangunan jembatan penghubung dan pemasangan gorong gorong serta plat deker.

Lanjutnya, bahwa terkadang kendala faktor cuaca di lokasi namun proses pengerjaan jembatan akan terus dioptimalkan, sehingga pelaksanaan TMMD ini dapat selesai sesuai dengan waktu program yang telah tentukan agar selanjutnya bisa digunakan oleh masyarakat,”terangnya.

“Kegiatan tersebut menggambarkan bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat, terwujud dalam membangun desa demi kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.(ME.red)

  • Share