Ini Langkah Pemkab Loteng Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

  • Share

Lombok Tengah, MediaMe.id – Bupati Loteng H. Suhaili FT terbitkan SE nomor 338/18/HUMAS/ tentang ikhtiar pencegahan penyebaran covid-19

Dalam surat itu, Bupati Loteng menekankan kepada warga masyarakat Lombok Tengah tidak mengadakan kegiatan yang menghadirkan dan menciptakan keramaian baik yang bersifat sosial keagamaan, hiburan, pegelaran adat dan budaya termasuk kegiatan olahraga, tasyakuran, nyongkolan, resepsi, peringatan hari besar keagamaan, car free day juga kegiatan di tempat ibadah seperti Musholla, Masjid, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng, maupun tempat umum lainnya.

“Sebaiknya kita sementara waktu melaksanakan kegiatan ibadah sholat, ditempat tinggal/rumah masing-masing untuk menghindari penyebaran Covid-19,” kata Suhaili pada SE tersebut.

Selanjutnya untuk fasilitas ekonomi, dan perdagangan tetap buka secara terbatas dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19, serta warung makan akan melayani pembelian yang bersifat take a way di bawa pulang, jika makan ditempat agar mengatur jarak makan minimal satu meter, serta menyediakan anti septik, atau tempat cuci tangan dan sabun.

“Bagi pengelola tempat hiburan agar menghentikan segala bentuk kegiatan dan menutup tempat hiburan untuk sementara waktu,” jelasnya.

Selain itu harus melakukan pemantauan bagi warga yang baru datang dari daerah terpapar Covid-19 dan atau dari luar negeri, untuk selanjutnya, dilakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang ada.

Untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat terhadap penanganan Peyebaran Covid-19 ini, Pemda Loteng telah membuka unit layanan ‘hotline servis Covid-19, Lombok Tengah, melalui 119 atau 081133399000.(ME.1)

  • Share