Lombok Tengah, mediame.id – Wakil Bupati Lombok Tengah DR. H Nursiah menghadiri sekaligus membuka Seminar/Semiloka kontingensi bencana gempa bumi dan tsunami Kabupaten Lombok Tengah di ruang rapat Kantor Bupati Loteng Lt.05 pada Selasa 08/08/2023.
Kegiatan Seminar/Semiloka kontingensi bencana gempa bumi dan tsunami Kabupaten Lombok Tengah diselenggarakan oleh BNPB Pusat dengan peserta sosialisasi ± 60 orang.
Derektur Kesiap Siagaan BNPB pusat Meliwaty mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak terkait di Kabupaten Lombok Tengah atas terselenggaranya program tersebut.
“Sebagai informasi bahwa kegiatan tersebut pendanaannya bersumber dari Bank Dunia” jelasnya.
Seminar/Semiloka dilaksanakan untuk sama sama melihat dokumen penyusunan kontingensi bencana gempa bumi dan tsunami Kabupaten Lombok Tengah dengan harapan ada masukan saran untuk penyempurnaan dokumen yang telah disusun bersama.
Sementara itu Kalak BPBD Loteng H. Ridwan Ma’ruf menyampaikan bahwa melalui Seminar Semiloka ini dapat menentukan komitmen bersama untuk ditetapkan.
Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut dapat menerima manfaat serta dapat diberikan alat rambu – rambu oleh BNPB pusat. “Kita ada 3 rambu jalur evakuasi dan ratusan rambu – rambu lainnya, kita sudah bentuk 3 Desa tangguh bencana di Kabupaten Lombok Tengah, kita juga akan dibangunkan Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalop) di Kantor BPBD Lombok Tengah” jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Lombok Tengah menyampaikan, ada tiga elemen pemerintah yang terlibat dalam hal penanganan bencana yaitu Badan Usaha, Pemerintah dan Masyarakat, banyak aktivitas dalam penanggulangan bencana, jadi tidak bisa sendiri – sendiri bergerak, semua unsur stakholder harus terlibat.
“Kita memiliki sejarah pernah mengalami bencana alam tsunami Awang dan gunung melutus (gunung baru jari) dan gempa Lombok, sangat penting koordinasi kita walaupun tupoksi kita berbeda namun tujuan kita sama, melalui dokumen Renkon semiloka ini semoga kita tetapkan sebagai dokumen kotejensi gempa dan tsunami Kabupaten Lombok Tengah” Kata Wakil Bupati.
“Tentu ini menjadi dokumen yang membuktikan kita telah berfikir terkait langkah penanggulangan bencana, minta tolong pelungguh sami senamian untuk diselesaikan jangan sampai ada yang bolong, walaupun ini sifatnya dokumen namun sangat penting insyaallah akan menjadi catatan amal ibadah kita semuanya” Tambah Wakil Bupati.
“Semoga penyusunan dokumen segera final dan menjadi dokumen penting yang bermanfaat” tutup Wakil Bupati.
Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan seminar oleh wakil Bupati Lombok Tengah dengan mengucapkan basmalah.(ME.red)