Covid-19 NTB : Hari ini sembuh 8 pasien

  • Share

Mataram, MediaMe.id – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi menyampaikan, Laboratorium RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium RS Unram, juga Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark telah memeriksa 230 sampel Swab.

Hasilnya, sebanyak 194 sampel negatif, 18 sampel positif ulang, dan 18 sampel kasus baru positif Covid-19, ada 8 pasien dinyatakan sembuh.

Adapun kasus baru positif Covid-19 di NTB :

Pasien nomor 375, M, (66) laki-laki, warga Selagalas, Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dan tidak pernah kontak orang sakit Covid-19.

Pasien nomor 376, S, (37) laki-laki, warga Babakan, Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 358.

Pasien nomor 377, MB, (3 bulan) laki-laki, warga Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 181. Pasien nomor 378, IA, (18) laki-laki, warga Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dan tidak pernah kontak orang sakit Covid-19.

Pasien nomor 379, an. Tn. A, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 380, an. Tn. AM, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 381, an. Tn. S, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Pasien nomor 382, an. An. MR, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 383, an. Ny. D, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien nomor 384, an. Ny. I, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Beru Kecamatan Brang Rea. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 350.

Pasien nomor 385, an. Tn. S, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Beru Kecamatan Brang Rea. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 350.

Pasien nomor 386, an. An. M, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Beru Kecamatan Brang Rea. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 350.

Pasien nomor 387, an. Tn. K, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 388, an. An. MS, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Desa Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 389, an. Ny. N, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 390, an. Ny. EI, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak ada.

Pasien nomor 391, an. Ny. DWY, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 392, an. Ny. DEH, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

“Dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, 8 (delapan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah kasus positif Covid-19 di NTB menjadi 392 orang. Rinciannya 244 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal dunia, serta 141 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” ungkapnya, Selasa 19 Mei 2020 melalui rilis resminya.

Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi NTB mengatakan hari ini terdapat penambahan 8 (delapan) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif.

Adapun pasien sembuh Covid-19 yakni Pasien nomor 50, an. Ny. BSD, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 51, an. Tn. LEP, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Brangbiji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 101, an. Tn. KM, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 117, an. Tn. HAG, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 257, an. An. AA, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Barebali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Pasien nomor 287, an. Ny. SIN, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 289, an. An. MYS, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 292, an. Tn. W, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Panjisari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Dia memaparkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 896 orang dengan perincian 383 orang (43%) PDP masih dalam pengawasan, 513 orang (57%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.399 orang, terdiri dari 229 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 5.170 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.074 orang, terdiri dari 1.964 orang (39%) masih dalam pemantauan dan 3.110 orang (61%) selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 57.907 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.846 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 54.061 orang (93%).

“Hari ini kita bersyukur jumlah sembuh baru masih menjadi trend baik penanganan Covid-19 di NTB. Namun demikian, hari ini juga terdapat 18 tambahan kasus positif baru, sehingga ini menjadi peringatan penting bagi kita semua bahwa kita tidak boleh lengah. Sebab pasien positif baru masih terus terjadi, terlebih pada daerah dengan status trasmisi lokal. Dengan adanya tambahan positif baru ini, menunjukkan bahwa daerah kita belum bebas dari penularan Covid-19,” tutupnya (ME.red)

 

  • Share